Rabu, 23 Mei 2012

MILANISTI

Rabu, 23/May/2012
Bandara Soekarno Hatta Berubah Jadi Stadion Giuseppe Meazza
Benvenuto Internazionale! Selamat datang di Indonesia. Meski sempat telat beberapa menit dari jadwal, namun Interisti yang memadati bandara Soekarno-Hatta, Rabu (23/5) tak kehilangan semangat. Saat skuad Inter akhirnya mendaratkan kaki, sontak suasana menjadi heboh. Histeria para penggemar membuat bandara seolah-olah menjadi stadion. Nyanyian dan sorak-sorai berbahasa Italia khas Inter layaknya di Giuseppe Meazza.
Satu per satu pemain Inter Milan keluar dari Terminal 2D mulai dari Ivan Cordoba, Javier Zanetti, Esteban Cambiasso, Diego Milito, pelatih Andrea Stramaccioni bahkan Mrs Moratti pun hadir di antara rombongan pemain Inter Milan. Inter Milan akan menjalankan 2 laga persahabatan melawan Liga Selection dan Timnas Senior.
Imbang, Persipura Gagal Tempel Ketat Sriwijaya
Matias Purwanto

Para pemain Persipura (Arief Bagus/Bolanews)
Usaha Persipura Jayapura menempel ketat Sriwijaya FC terhalang oleh Deltras Sidoarjao. Deltras berhasil membendung Persipura dengan skor 1-1 dalam lanjutan Kompetisi Indonesia Super League (ISL) di stadion Gelora Delta, Rabu (23/5) sore. Berambisi meraih tiga poin untuk mengejar Sriwijaya FC di puncak klasemen, Persipura yang bertindak sebagai tamu mampu mengambil alih permainan dari menit awal.Beberapa kali serangan melalui Ian Kabes membahayakan gawang Deltras.

Akhirnya, pada menit ke-21 persipura mampu mencetak gol melalui Yustinus Pae. Ia menyisir sisi kiri pertahanan Deltras, sampai ke dalam kotak penalti, lalu melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau kiper Deltras.

Deltras baru mampu menyamakan kedudukkan dua menit sebelum babak pertama berakhir melalui James Koko Lomel. Skor 1-1 menutup babak pertama.

memasuki babak kedua, Deltras langsung menyerang pertahanan Persipura. Beberapa kali peluang dari James dan Budi Sudarsono belum mampu dimanfaatkan menadi gol

Begitu pula dengan Persipura yang gagal mencetak gol, meskipun menciptakan beberapa peluang. Tangguhnya kiper Deltras, Herman Batak berkali-kali mementahkan peluang tim Mutiara Hitam. Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.

Dengan meraih satu poin, Deltras naik ke peringkat 16 menggeser PSAP mengumpulkan 23 poin dari 23 pertandingan. Deltras memiliki poin yang sama dengan PSAP, namun mereka unggul selisih gol.

Sedangkan bagi Persipura, hasil ini memang tidak mengubah peringkat mereka. Namun, mereka gagal memangkas lebih banyak ketinggalan poin dari Sriwijaya. Persipura masih tertinggal enam poin dari Sriwijaya. Mereka mengumpulkan 52 poin dari 26 pertandingan.http://www.bolanews.com
Tim Thomas Indonesia Gagal ke Semifinal
Ade Jayadireja

Dionysius Hayum Rumbaka gagal menangkan tim Thomas Indonesia. (Bolanews)
Pupus sudah harapan Indonesia untuk merebut kembali Thomas Cup. Langkah mereka terhenti di babak delapan besar usai dikalahkan Jepang dengan skor 2-3, Rabu (23/5) siang WIB, di Wuhan, Cina. Ini merupakan catatan buruk, karena baru pertama kali selama keikutan Indonesia gugur di perempat final. Simon Santoso sempat memberi harapan untuk Indonesia. Tampil di partai perdana melawan Sho Sasaki, tunggal putra peringkat sembilan dunia itu mampu menang dua set langsung, 22-10 dan 21-14.

Namun, Indonesia kehilangan poin di pertandingan kedua. Ganda putra andalan Merah Putih, Markis Kido/Hendra Setiawan, harus mengakui ketangguhan Noriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto. Mereka takluk dengan skor 16-21 dan 18-21.

Hasil kurang baik juga didapatkan Taufik Hidayat di partai ketiga. Menghadapi peringkat delapan dunia, Kenichi Tago, Taufik dipaksa menyerah dalam pertarungan dua set (12-21, 17-21). Alhasil, Jepang memimpin 2-1.

Di pertandingan keempat, pasangan ganda Mohammad Ahsan/Alvent Yulianto berhasil memperpanjang napas tim Thomas Indonesia. Mereka sukses menyamai kedudukan menjadi 2-2 setelah mengalahkan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa dengan 21-17 dan 21-13.

Partai terakhir menyajikan duel antara Dionysius Hayum Rumbaka kontra Takuma Ueda. Hayom langsung takluk dengan skor 14-21 di gim pertama. Selepas itu, pertarungan sengit mewarnai gim kedua. Hayom dan Ueda sama-sama tampil ngotot. Akhirnya setelah terjadi kejar mengejar angka, Ueda menyelesaikan pertandingan dengan skor 21-19.

Kini harapan Indonesia hanya bertumpu pada tim Uber. Para Srikandi Merah Putih juga akan berhadapan dengan Jepang pada Rabu (23/5) sore WIB.
http://www.bolanews.com

inter milan datang ke indonesia

ndonesia 2012: bersatu dalam keragaman

JAKARTA - Cinta Inter benar-benar melampaui batas dan Indonesia, dengan 15 juta penggemar Nerazzurri, merupakan bukti itu. sudah menjadi  saudara-saudara kami sepanjang sejarah. Bersatu dalam keragaman, seperti Indonesia, menurut motto nasionalnya.

Pertengahan antara Asia dan Australia, negeri ini terdiri dari ribuan pulau telah mengembangkan identitas umum berbasis di sekitar bahasa nasional, bahasa Indonesia. Semua ini meskipun dalam kelompok etnis yang berbeda, dialek, agama dalam mayoritas penduduk muslim, dan sejarah kolonialisme. Pertama datang bangsa Portugis dan kemudian, lebih signifikan, Belanda. Belanda memerintah di sini sampai Perang Dunia Kedua sebelum Jepang turun tangan dan dengan itu datang pemberontakan. Motto nasional Indonesia - yang diambil dari Garuda yang menjadi legendaris, elang mitologis yang menghiasi lambang negara itu - mengingat keragaman ini. "Bhineka Tunggal Ika ',' bersatu dalam keragaman', secara harfiah" Banyak, tapi satu. "Kita semua adalah saudara.

Olahraga nasional di daerah ini adalah pencak silat, seni bela diri yang sangat kompleks yang melibatkan penggunaan senjata seperti pisau, tongkat dan parang. Dalam beberapa hal, bagaimanapun, sepak bola telah menggantikan semua olahraga lain dalam hal popularitas dan gairah, masyarakat Indonesia menjaga mata yang tajam di sepak bola Italia, dengan Seri A yang telah disiarkan di televisi selama 20 tahun. Begitulah kasih untuk Nerazzurri bermunculan di sini, dengan angka yang luar biasa menunjukkan hampir 15 juta fans Inter (dari populasi 300 juta) dan 15.000 anggota Inter Club Indonesia, yang berbasis di Jakarta.